Back to Blog
Transportasi Published 29 Maret 2026

Kajian Transportasi Kawasan Industri Terpadu Batang

Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang dikembangkan sebagai kawasan industri terintegrasi di Jawa Tengah. Dengan luas mencapai 4.300 hektar, KITB diproyeksikan akan menyerap ribuan tenaga kerja dan menghasilkan pergerakan logistik yang signifikan.

Kajian ini bertujuan untuk memodelkan dampak lalu lintas dari pengembangan KITB dan merencanakan infrastruktur jalan yang memadai untuk mendukung operasional kawasan.

Metodologi

  • Pemodelan Transportasi: Menggunakan pendekatan 4-step transport model (bangkitkan, distribusi, pemilihan moda, pembebanan)
  • Data: Survei lalu lintas, data eksisting jalan, proyeksi tenaga kerja dan produksi
  • Skenario: Analisis untuk tahun dasar, 2026, 2030, dan 2035
  • Tools: QGIS, Python, dan perangkat lunak pemodelan transportasi

Hasil Analisis

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa volume lalu lintas di jalan akses utama KITB diproyeksikan meningkat hingga 300% pada tahun 2035 dibandingkan kondisi eksisting. Ruas jalan yang saat ini berkapasitas sedang akan mencapai level jenuh pada tahun 2030 tanpa adanya peningkatan kapasitas.

Pola pergerakan logistik didominasi oleh angkutan barang menuju pelabuhan dan kota-kota industri di sekitarnya, dengan puncak pergerakan terjadi pada pagi dan sore hari.

Rekomendasi Infrastruktur

  • Pelebaran jalan akses utama menjadi 4 lajur 2 arah
  • Pembangunan jalur khusus angkutan barang
  • Pengembangan sistem angkutan umum karyawan untuk mengurangi volume kendaraan pribadi
  • Integrasi dengan moda transportasi kereta api untuk angkutan logistik jarak jauh
Read on Blogspot Back to Blog